Ada atau tidak adanya dirimu, aku masih bisa mampu untuk berdiri...
kau bukan segalanya bagiku...
orang yang selalu ada disisiku ialah orang tua aku..
jadi aku akan melakukakn apa saja asal orang tua ku bahagia..
love you my parent...
Selasa, 03 Juli 2012
MARI BERWIRAUSAHA
Saat ini
banyak orang terpikir untuk memulai usaha sendiri. Tak aneh memang, di saat
lapangan kerja yang makin sulit, atau kalaupun telah bekerja namun penghasilan
masih belum mencukupi kehidupan sehari-hari. Atau kalaupun sudah mencukupi,
tapi waktu untuk keluarga justru tak ada. Maka, memulai usaha sendiri menjadi
pilihan untuk mengubah kondisi itu.
Akan tetapi masih banyak juga yang
tak kunjung mau ACTION memulai wirausaha. Mengapa? Konon, ada banyak
hambatannya. Yang bila kita tanya pada orang yang belum memulainya, banyaknya
hambatan tersebut bisa dari A sampai Z.
Ok… saya paham, tiap orang itu unik.
Tiap orang punya kondisinya masing-masing yang tak bisa disamaratakan. Namun,
secara umum, orang yang tak kunjung mencoba wirausaha, biasanya alasannya
karena di bawah ini.
- Modal.
Sering orang yang berniat memulai usaha, modal menjadi kambing hitam.
Modal di sini diidentikkan dengan uang. Karena tak memiliki modal uang
yang mencukupi, maka tak kunjung mulai usaha.
Ya, saya tahu modal uang itu penting. Tapi ada banyak modal lain yang saya kira juga tak kalah penting seperti jaringan atau bahkan diri anda sendiri. Kejujuran, ketekunan dan sikap pantang menyerah yang anda miliki adalah modal besar untuk sukses berwirausaha.
Banyak cerita juga bagaimana banyak wirausahawan sukses lahir bukan karena berlimpah-ruahnya modal uang, tapi modal sosial atau modal yang ada dalam dirinya.
Kalau yang mau memulai usaha online, bisa dicoba bisnis afiliasi, seperti afiliasi Mr Action Club dan Aset Virtual contohnya. Ini usaha yang tanpa modal uang. Tinggal promosi dan hasilkan komisi. - Tak tahu bagaimana cara memulai usaha. Anda tak tahu bagaimana cara memulainya, sehingga tak
kunjung mulai usaha. Kalau yang ini, mau tak mau anda harus belajar.
Belajar tak harus seperti orang yang sekolah datang ke ruang kelas, tapi anda bisa diskusi atau ngobrol dengan orang yang telah mulai usaha. Anda serap ilmunya dan tinggal praktekkan.
Dan mungkin banyak lagi hambatan
lainnya…
Tapi semua itu, menurut saya, akar
masalahnya terletak pada mindset. Bagi yang belum terbentuk mindset
bisnisnya, mungkin terasa tak mudah untuk memulainya.
Kalau yang sebelumnya sudah punya
penghasilan tetap, tiba-tiba terbayang harus beralih ke kondisi yang tak pasti.
Tak jelas berapa penghasilan yang diperoleh bulan depan, belum jelas bagaimana
usaha yang akan dicobanya nanti, dst.
Ketakutan dan kekhawatiran semacam
itu mampu menahan mereka untuk tidak kunjung ACTION memulai usaha sendiri.
So, bagaimana?
Asah mindset bisnis anda. Bergaul
dengan orang-orang yang berwirausaha bisa membantu mengasah mindset bisnis
anda. Bukan saja anda belajar cara teknisnya, tapi juga belajar dari suka-duka
yang mereka lalui sebagai wirausahawan.
Langkah lain yang “relatif aman”
adalah dengan memulainya sebagai bisnis sampingan. Tanpa melepaskan pekerjaan saat
ini, sambil mulai mencoba buka usaha sendiri. Dengan demikian, diharapkan
mindset bisnis perlahan semakin teruji.
Sebab wirausaha itu butuh praktek,
butuh ACTION!
Kalau anda belum juga mulai usaha,
ada baiknya anda lihat ke dalam diri anda sendiri. Ada apakah dengan diri anda?
Menurut saya, seorang wirausahawan
itu punya ciri atau karakter yang terangkum dalam kata ACTION.
A
= ACTION
Action atau tindakan adalah karakter
wirausaha. Menjadi wirausaha berarti mau mengambil inisiatif, mau melakukan
ACTION, mau mengambil tindakan untuk mengambil peluang yang ada. Wirausahawan
bukan sosok yang mudah berdiam diri. Mereka mengutamakan tindakan dalam
kesehariannya.
C=
CREATIVE
Wirausahawan itu sosok kreatif.
Mereka mampu menciptakan/mengembangkan sesuatu yang mungkin sebelumnya dianggap
biasa atau bahkan mustahil oleh banyak orang. Kreativitas tersebut membuatnya
berhasil membuat nilai tambah dalam apapun yang digelutinya. Masalah mampu diubahnya menjadi peluang.
Mereka juga kreatif untuk menghadapi tantangan usaha yang dihadapi. Tantangan yang kian besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif dalam menghadapi tantangan usaha.
Mereka juga kreatif untuk menghadapi tantangan usaha yang dihadapi. Tantangan yang kian besar justru memompa semangatnya untuk lebih kreatif dalam menghadapi tantangan usaha.
T=
TRUST
Wirausahawan memegang trust sebagai
prinsip hidupnya. Dalam pengertian ke luar diri, trust berarti tekad untuk
memegang kepercayaan konsumen. Mereka sadar, kepercayaan adalah modal utama dalam bisnis.
Ke dalam diri, trust berarti percaya pada dirinya, pada apa yang di-ACTION-kannya. Wirausahawan punya rasa percaya diri untuk melakukan ACTION.
Ke dalam diri, trust berarti percaya pada dirinya, pada apa yang di-ACTION-kannya. Wirausahawan punya rasa percaya diri untuk melakukan ACTION.
I
= INDEPENDENT
Independent atau kemandirian menjadi
jiwa wirausahawan. Mereka ingin bebas, ingin mengatur hidupnya sesuai yang dia
mau. Wirausaha mandiri ingin bekerja untuk dirinya
sendiri. Mereka mau mewujudkan impian-impiannya lewat usaha mandirinya itu.
Kemandirian tersebut juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan dia siap menanggungnya sebab telah memilih jalan wirausaha.
Kemandirian tersebut juga membuatnya sadar akan resiko yang mungkin terjadi, dan dia siap menanggungnya sebab telah memilih jalan wirausaha.
O=
OPPORTUNITY
Opportunity atau kejelian melihat
peluang/kesempatan adalah ciri wirausahawan. Dimana-mana dia temukan ide ide bisnis yang bisa menjadi peluang bisnis
baru.
Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan uang bagi dirinya sendiri, tapi banyak orang lainnya.
Kejeliannya melihat peluang tersebut bukan saja menghasilkan uang bagi dirinya sendiri, tapi banyak orang lainnya.
N
= NO QUIT
Wirausahawan sejati tak pernah
menyerah. Mereka tak pernah berhenti ACTION. Kegagalan tak pernah dianggapnya
sebagai kegagalan. Setiap kali jatuh, dengan cepat mereka bangkit dan ACTION
lagi. Mereka percaya kesuksesan
itu pasti akan datang.
Kesuksesan itu tak datang tiba-tiba.
Tapi melalui proses penuh keringat. Dan semuanya itu akan terbayar lunas saat
menjadi wirausaha sukses.
Sempat beberapa waktu lalu dalam
diskusi dengan Pak Imanuel Ginting dalam komentar di postingan Siapkah Menghasilkan Uang dari Internet secara Full Time?
saya katakan…
“Saat melihat seseorang yang sudah
sukses, pelajari juga proses jatuh bangunnya. Sebab itu akan mengasah mental
entrepreneur kita.”
Mari ACTION! Jangan tunda lagi. Setiap detik yang ditunda untuk memulai
sesuatu, berarti anda sendiri yang menundanya untuk lekas terwujud.
Langganan:
Komentar (Atom)